Dosen-dosen di Jurusan Agronomi dan Hortikultura (AGH)

Jurusan AGH diajar oleh sejumlah dosen yang berkualitas dan profesional di bidang nya. Sebagian besar merupakan lulusan universitas terkemuka di Indonesia dan lulusan luar negeri, seperti USA, Jepang, Australia, Singapura, dan Malaysia. More »

Acara PurnaBakti Dosen Jurusan AGH

Foto bersama dosen jurusan AGH pada acara purnabakti Ir. Herawati Hamim, M.S., Dr. Ir. Maimun Barnawi, M.P., dan Ir. Agus Tagor Lubis, M.S. di depan gedung Jurusan AGH More »

Acara Talk Show Jurusan Agronomi dan Hortikultura (AGH) Fakultas Pertanian UNILA di Stasiun Radar TV

Acara Talk Show Jurusan Agronomi dan Hortikultura (AGH) Fakultas Pertanian UNILA di Stasiun Radar TV, dalam rangka peningkatan potensi pertanian di Provinsi Lampung. Acara ini diisi oleh dosen-dosen jurusan AGH, seperti Prof. Dr. Setyo Dwi Utomo, M.Sc., Prof. Dr. Yusnita, M.Sc., Dr. Ir. Syaiful Hikam, M.Sc., dan Dr. Darwin Pangaribuan, M.Sc. More »

Kegiatan Pengembangan Tanaman Anggrek Secara Kultur Jaringan

Salah satu kegiatan laboratorium yang ada di jurusan AGH. Pengembangan bunga Anggrek melalui teknik kultur jaringan (kultur in vitro) oleh labortorium kultur jaringan Jurusan Agronomi dan Hortikultura Faperta Unila, yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Yusnita, M.Sc. More »

 

Visi-Misi

VISI Jurusan AGH

Menjadi PS yang terakreditasi tinggi, mampu menghasilkan lulusan yang bermutu dan berdaya saing tinggi dalam penguasaan dan pengembangan ilmu dan teknologi keagronomian.

MISI Jurusan AGH

  1. Menyiapkan kurikulum yang selalu berorientasi pada output lulusan yang bermutu
  2. Menjalankan proses belajar mengajar yang berkualitas, dan
  3. Menciptakan suasana akademik yang kondusif

TUJUAN

  1. Menghasilkan alumni yang bermutu dan berdaya saing tinggi.
  2. Mengembangkan teknonlogi agronomi yang berdayaguna bagi peningkatan kesejahteraan manusia.
  3. Mengadopsi teknologi agronomi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

PROFIL LULUSAN

Lulusan Jurusan Agronomi dan Hortikultura diharapkan berprofesi sebagai peneliti, pendidik manajer, praktisi, konsultan, atau penyuluh yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan bidang agronomi (budidaya tanaman).

Sejarah Singkat

Program Studi Agronomi merupakan salah satu program studi tertua di Fakultas Pertanian Univerimg-20161221-wa0053sitas Lampung (FP Unila).  FP Unila resmi berdiri tanggal 16 Maret 1973 berdasarkan Surat Keputusan Menteri pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0206/O/1973.  Pada awalnya Fakultas Pertanian Unila terdiri atas dua Jurusan/Program Studi yaitu Teknik Pertanian dan Sosial Ekonomi Pertanian.  Pada tahun 1984 Jurusan Teknik Pertanian berubah menjadi Jurusan Budidaya Pertanian yang mengasuh Program Studi (PS) Agronomi dan PS Ilmu Tanah. Pada tahun 1990/1991 PS Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Pertanian dan PS Peternakan disetujui Dikti untuk dibuka.  Selanjutnya Fakultas Pertanian (FP) Unila telah berkembang pesat hingga tahun 2007 FP Unila sudah memiliki sembilan jurusan, yaitu Budidaya Pertanian (PS S-1 Agronomi, PS S-1 Hortikultura, dan PS S-2 Magister Agronomi); Sosial Ekonomi Pertanian (PS S-1 Sosial Ekonomi Pertanian, PS S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, dan PS S-2 Magister Agribisnis); Ilmu Tanah (PS S-1 Ilmu Tanah); Proteksi Tanaman (PS S-1 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan); Teknologi Hasil Pertanian (PS S-1 THP dan PS S-2 Teknologi Agroindustri); Produksi Ternak (PS S-1 Produksi Ternak dan PS D-III Kesehatan Hewan); Manajemen Hutan (PS S-1 Manajemen Hutan); PS S-1 Setara Jurusan Teknik Pertanian; dan PS S-1 Setara Jurusan Budidaya Perairan.

Berdasarkan  SK Dirjen DIKTI No. 163 Tahun 2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi, PS Agronomi, Hortikultura, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, dan Ilmu Tanah bergabung menjadi PSAgroteknologi.  Sejak tahun akademik 2008/2009, PS Agronomi tidak menerima mahasiswa baru lagi.  PS Agronomi masih tetap berjalan sampai tahun 2011/2012 karena mahasiswa angkatan 2006 masih tetap menjadi mahasiswa PS Agronomi.  Sedangkan mahasiswa PS Agronomi angkatan 2007 terintegrasi ke PS Agroteknologi.  Sejak 2012 PS-PS Agronomi, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Tanah, dan Hortikultura resmi ditutup.  Pengelolaan mahasiswa dan dosen terkait peminatan penelitian di Jurusan Agroteknologi dilakukan oleh Bidang Budidaya Pertanian, BidangIlmu Tanah, dan Bidang Proteksi Tanaman.

Mulai tahun akademik 2016/2017, Program Studi S1 Agronomi menerima mahasiswa baru berdasarkan pertimbangan sebagai berikut: (1) Kontribusi Agronomi sejak awal pendidikan pertanian di Indonesia sampai sekarang sangat menonjol dalam menentukan bentuk, struktur, dan manajemen pertanian di Indonesia;  (2) Pengembangan sumberdaya manusia telah terpolarisasi di berbagai institusi atau lembaga pemerintah dan swasta.  Keahlian Agronomi telah secara tetap dibutuhkan.  Perubahan dan penggabungan program studi berdampak terhadap penyusunan kembali kekuatan SDM.  Penataan tersebut memerlukan waktu yang panjang;  dan (3) Nomenklatur Agronomi sudah dikenal secara luas di dunia internasional selama ratusan tahun (Agronomy Feeds the World), sebaliknya nomenklatur Agroteknologi relatif kurang dikenal dan multi-tafsir.

Profil

Home

Agronomy feeds and supports the world

“Dengan segenggam benih kami sanggup beri makan dunia”

Agronomi adalah ilmu yang mempelajari pengelolaan tanaman pertanian di lapangan dan lingkungan tumbuhnya untuk mencapai produksi yang tinggi dan berkelanjutan. Dalam jurusan AGH akan dipelajari tentang pengolahan tanah, ilmu pemuliaan tanaman, produksi dan cara menghasilkan benih yang bermutu, cara menanam benih, proporsi dan ilmu pemupukan, pemeliharaan tanaman dari hama dan penyakit tanaman, sampai terakhir adalah panen. Objek tanaman yang dipelajari mulai dari tanaman pangan, perkebunan, sayuran-sayuran, buah, dan tanaman hias.

Masyarakat perlu tahu kenapa Indonesia butuh kumpulan mahasiswa yang mengambil jurusan Agronomi dan Hortikultura. Pertama, manusia butuh makan, apapun jenisnya, terlepas dari produksi lokal atau impor. Kedua, makanan yang dimakan manusia sampai saat ini masih sama, tanaman dan hewan, kita butuh untuk menjaga ketersediaannya, kan? Ketiga, Indonesia masih punya tanah yang—katanya—subur, matahari—sebagai penyedia energi fotosintesis—sepanjang tahun, dan air. Selama ketiga alasan itu ada, manusia butuh mahasiswa yang belajar Agronomi dan Hortikultura. Well, dimanapun tempat dia belajar.

Kalau kamu suka tanaman, ini tempat yang pas buat kamu ber-eksperimen dengan segala ide dan “keanehan” kamu. Agronomi dan hortikulutra itu terlalu luas untuk dikuasai seluruhnya dalam jenjang S1, kita mesti memilih apa fokus kita ke depan. Ada 5 kebidangan yang bisa kamu pilih di jurusan ini:

  1. Produksi tanaman

Berkaitan dengan kuantitas produksi tanaman di lapang. Artinya kita fokus untuk meningkatkan jumlah panen tanaman yang kita budidayakan, kualitasnya, juga keberlangsungan produksinya. Lebih ke aspek perbaikan teknik budidaya, juga pengembangan budidaya tanpa tanah, dan budidaya organik.

  1. Ekofisiologi tanaman

Disini fokusnya adalah memanipulasi lingkungan yang tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman, menjadikan lingkungan sesuai. Contohnya kita menanam di lingkungan panas di jakarta, tapi tanaman kita tidak bisa berbunga kalau lingkungannya panas. Nah, bagaimana caranya supaya tanaman itu mau berbunga, akan kita buat dan manipulasi lingkungannya  agar sesuai.

  1. Genetika dan Pemuliaan tanaman

Dalam bidang ini kita bisa bereksperimen dan memimpikan untuk menghasilkan buah mangga rasa melon. Karena tujuan adanya bidang ini yaitu untuk mengembangkan varietas unggul baru, dengan cara meningkatkan daya hasilnya, perbaikan kualitasnya, atau perbaikan adaptasinya melalui seleksi tanaman atau perakitan genetik tanaman.

  1. Bioteknologi tanaman

Dibidang ini akan banyak dipelajari tentang sel-sel tumbuhan yang warnanya hijau dan tidak jelas bentuknya yang akan direkayasa dan tumbuh menjadi tanaman baru yang kita harapkan. Disini kita akan pelajari mengenai Kultur jaringan dan rekayasa genetika, menjadi jalan untuk perbaikan kualitas, kuantitas, dan produktivitas tanaman dengan menggunakan peralatan dan teknologi yang canggih.

  1. Ilmu dan Teknologi benih

Benih (biji, bibit) memiliki andil besar dalam pertanian. Benih adalah bahan tanam utama yang ditanam oleh petani yang nantinya akan dipanen hasilnya. Tugas di bidang ini adalah produksi dan peningkatan mutu benih itu dan menjaga ketersediannya. Jangan sampai petani tidak memperoleh benih untuk ditanam, karena kualitas benih dari produksi khusus dan produksi sisa panen itu berbeda. Itulah sebab banyak sekali perusahaan-perusahaan swasta atau BUMN penghasil benih bermutu di Indonesia.

Prospek dan Peluang Karir

Dari kelima bidang tersebut, masing-masingnya berperan besar di bidang pertanian dan pangan di indonesia, bahkan dunia. Peluang karir untuk bekerja di bidang ini luas. Pertama adalah litbangtan (penelitian dan pengembangan pertanian), kementerian pertanian untuk mengambil kebijakan, dosen dan pengajar, perusahaan produksi sarana dan prasarana pertanian, perusahaan perkebunan, perbankan pertanian, LSM, dan yang paling menarik adalah wirausaha pertanian. Lulusan Agh dibutuhkan di sana, pilihan ada di kamu mau berkarya dan bekerja kemana.

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.