Sejarah Singkat

Program Studi Agronomi merupakan salah satu program studi tertua di Fakultas Pertanian Univerimg-20161221-wa0053sitas Lampung (FP Unila).  FP Unila resmi berdiri tanggal 16 Maret 1973 berdasarkan Surat Keputusan Menteri pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0206/O/1973.  Pada awalnya Fakultas Pertanian Unila terdiri atas dua Jurusan/Program Studi yaitu Teknik Pertanian dan Sosial Ekonomi Pertanian.  Pada tahun 1984 Jurusan Teknik Pertanian berubah menjadi Jurusan Budidaya Pertanian yang mengasuh Program Studi (PS) Agronomi dan PS Ilmu Tanah. Pada tahun 1990/1991 PS Proteksi Tanaman, Teknologi Hasil Pertanian dan PS Peternakan disetujui Dikti untuk dibuka.  Selanjutnya Fakultas Pertanian (FP) Unila telah berkembang pesat hingga tahun 2007 FP Unila sudah memiliki sembilan jurusan, yaitu Budidaya Pertanian (PS S-1 Agronomi, PS S-1 Hortikultura, dan PS S-2 Magister Agronomi); Sosial Ekonomi Pertanian (PS S-1 Sosial Ekonomi Pertanian, PS S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, dan PS S-2 Magister Agribisnis); Ilmu Tanah (PS S-1 Ilmu Tanah); Proteksi Tanaman (PS S-1 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan); Teknologi Hasil Pertanian (PS S-1 THP dan PS S-2 Teknologi Agroindustri); Produksi Ternak (PS S-1 Produksi Ternak dan PS D-III Kesehatan Hewan); Manajemen Hutan (PS S-1 Manajemen Hutan); PS S-1 Setara Jurusan Teknik Pertanian; dan PS S-1 Setara Jurusan Budidaya Perairan.

Berdasarkan  SK Dirjen DIKTI No. 163 Tahun 2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi, PS Agronomi, Hortikultura, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, dan Ilmu Tanah bergabung menjadi PSAgroteknologi.  Sejak tahun akademik 2008/2009, PS Agronomi tidak menerima mahasiswa baru lagi.  PS Agronomi masih tetap berjalan sampai tahun 2011/2012 karena mahasiswa angkatan 2006 masih tetap menjadi mahasiswa PS Agronomi.  Sedangkan mahasiswa PS Agronomi angkatan 2007 terintegrasi ke PS Agroteknologi.  Sejak 2012 PS-PS Agronomi, Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Ilmu Tanah, dan Hortikultura resmi ditutup.  Pengelolaan mahasiswa dan dosen terkait peminatan penelitian di Jurusan Agroteknologi dilakukan oleh Bidang Budidaya Pertanian, BidangIlmu Tanah, dan Bidang Proteksi Tanaman.

Mulai tahun akademik 2016/2017, Program Studi S1 Agronomi menerima mahasiswa baru berdasarkan pertimbangan sebagai berikut: (1) Kontribusi Agronomi sejak awal pendidikan pertanian di Indonesia sampai sekarang sangat menonjol dalam menentukan bentuk, struktur, dan manajemen pertanian di Indonesia;  (2) Pengembangan sumberdaya manusia telah terpolarisasi di berbagai institusi atau lembaga pemerintah dan swasta.  Keahlian Agronomi telah secara tetap dibutuhkan.  Perubahan dan penggabungan program studi berdampak terhadap penyusunan kembali kekuatan SDM.  Penataan tersebut memerlukan waktu yang panjang;  dan (3) Nomenklatur Agronomi sudah dikenal secara luas di dunia internasional selama ratusan tahun (Agronomy Feeds the World), sebaliknya nomenklatur Agroteknologi relatif kurang dikenal dan multi-tafsir.

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.